Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Work Hours
Monday to Friday: 7AM - 7PM
Weekend: 10AM - 5PM
Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Work Hours
Monday to Friday: 7AM - 7PM
Weekend: 10AM - 5PM

Kenali 5 peserta Clash of Champions Season 3 yang berhasil meraih beasiswa Malaysia dan prestasi internasional. Inspirasi bagi calon penerima beasiswa.
Kompetisi Clash of Champions Season 3 telah resmi dimulai dan kembali menghadirkan deretan mahasiswa berprestasi dari berbagai kampus ternama dunia. Salah satu peserta yang menarik perhatian adalah mereka yang berhasil meraih beasiswa Malaysia untuk menempuh pendidikan di luar negeri. Artikel ini akan membahas lima peserta yang memiliki latar belakang program beasiswa dan prestasi gemilang.
Salah satu peserta yang mencuri perhatian adalah Jeffry Lim, mahasiswa Monash University Malaysia. Ia mengambil program studi Medical Bioscience dan berhasil meraih medali perunggu di International Biology Olympiad 2025 di Filipina.
Jeffry merupakan salah satu penerima beasiswa yang menunjukkan bahwa prestasi akademik dapat membuka pintu ke jenjang pendidikan lebih tinggi. Keberhasilannya menjadi bukti bahwa beasiswa kuliah di Malaysia sangat kompetitif dan bergengsi.
Lulua menempuh double major di Yonsei University, yaitu Life Science & Biotechnology dan Science, Technology & Policy. Ia tercatat sebagai penerima beasiswa Yonsei University periode 2023–2025.
Prestasi ini menunjukkan bahwa beasiswa pendidikan tidak hanya dimiliki oleh mahasiswa Malaysia, tetapi juga oleh mereka yang belajar di Korea Selatan. Lulua menjadi inspirasi bagi banyak calon mahasiswa yang ingin mencari beasiswa scholarship di luar negeri.
Ayden berasal dari Harvard University dengan program studi Applied Mathematics and Economics. Ia meraih juara 1 World Robot Olympiad 2020 di Kanada.
Meskipun tidak secara langsung terkait dengan beasiswa Malaysia, Ayden membuktikan bahwa prestasi di luar beasiswa sangat penting. Keberhasilannya di kompetisi internasional menjadi nilai tambah yang luar biasa.

Jericho adalah mahasiswa Nanyang Technological University (NTU) dengan program studi Computer Engineering. Ia berhasil meraih medali emas Olimpiade Sains Nasional Bidang Fisika 2024.
Prestasi ini menunjukkan bahwa beasiswa unggulan di Singapura juga terbuka bagi mahasiswa Indonesia. Jericho menjadi contoh bahwa kerja keras dan dedikasi dapat menghasilkan pencapaian luar biasa.
Kaitlyn menempuh pendidikan di National University of Singapore (NUS) dengan program studi Electrical Engineering. Ia meraih medali perunggu International Physics Olympiad 2024 di Iran.
Kaitlyn adalah salah satu penerima beasiswa yang berhasil bersaing di tingkat internasional. Pengalamannya di olimpiade fisika menjadi modal berharga untuk karier akademiknya ke depan.
Clash of Champions Season 3 menghadirkan peserta-peserta luar biasa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki segudang prestasi. Beasiswa Malaysia dan program beasiswa lainnya menjadi jembatan bagi mereka untuk meraih mimpi.
Bagi kamu yang ingin mengikuti jejak mereka, jangan ragu untuk mencari informasi tentang step beasiswa yang tersedia. Dengan persiapan matang dan kerja keras, kamu pun bisa menjadi penerima beasiswa seperti para peserta Clash of Champions ini.