Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Work Hours
Monday to Friday: 7AM - 7PM
Weekend: 10AM - 5PM
Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Work Hours
Monday to Friday: 7AM - 7PM
Weekend: 10AM - 5PM

Kisah Josepha Alexandra dan 9 siswa SMAN 1 Pontianak meraih beasiswa berani cerdas ke China. Simak 5 fakta inspiratif dari perjuangan mereka.
Josepha Alexandra dan sembilan temannya dari SMAN 1 Pontianak baru saja meraih mimpi besar. Mereka mendapatkan beasiswa penuh untuk kuliah di China melalui program beasiswa berani cerdas yang digagas oleh Ketua Komisi II DPR RI, M Rifqinizamy Karsayuda.
Insiden ketidakadilan saat Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR tingkat Provinsi Kalbar awal tahun ini justru menjadi pintu rezeki. Berikut lima fakta menarik yang patut kamu ketahui dari perjuangan mereka.
Pada Sabtu, 9 Mei 2026, Josepha dinilai tidak mendapat perlakuan adil oleh dewan juri. Jawaban yang sama antara dua peserta mendapatkan nilai berbeda, sehingga memicu protes dan viral di media sosial.
Video pimpinan MPR yang memuji keberanian Josepha menyuarakan kebenaran ikut menyebar luas. Kejadian ini kemudian menarik perhatian Rifqi, yang juga alumni SMAN 1 Pontianak.
Rifqi awalnya berjanji memberikan beasiswa untuk Josepha seorang, namun kemudian ia memutuskan untuk menjemput 10 siswa sekaligus. “Saya pikir-pikir, kalau cuma satu orang tidak adil,” ujarnya di Pontianak.
Ia langsung bernegosiasi dengan pemerintah China dan dua mitra, yakni Yangzhou Polytechnic Institute dan Conch Group. Hasilnya, 10 siswa SMAN 1 Pontianak mendapatkan beasiswa penuh ke China, yang dinamakan program beasiswa berani cerdas.
Program ini tidak hanya mencakup biaya studi, tetapi juga asrama dan uang hidup bulanan. Logo Berani Cerdas yang dirancang khusus melambangkan keberanian intelektual para penerima.
Beasiswa ini bersifat full coverage untuk studi di Yangzhou Polytechnic Institute. Setelah lulus, para siswa langsung direkrut oleh Conch Group untuk bekerja di berbagai industri mereka di Indonesia.
Dengan demikian, mereka tidak hanya mendapatkan pendidikan internasional, tetapi juga jaminan karier. Nilai Mahasiswa Baru Berani Cerdas menjadi acuan seleksi internal bagi calon penerima di tahun-tahun mendatang.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti hadir langsung menyaksikan penandatanganan kerja sama pada Kamis, 25 Juni 2026 di SMAN 1 Pontianak. Ia menyerahkan bantuan pemerintah sebesar Rp50 juta untuk sekolah.

Mendikdasmen Mu’ti mengapresiasi sinergi antara legislatif, dunia usaha, dan mitra global. Ia menegaskan bahwa program ini selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo keempat tentang pendidikan bermutu untuk semua.
Gubernur Kalbar Ria Norsan berpesan kepada para siswa untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. “Pulanglah kelak membawa ilmu dan semangat membangun Kalimantan Barat yang lebih maju,” ujarnya.
Rifqi sendiri berharap program beasiswa berani cerdas dapat direplikasi di daerah lain. Di Sulawesi Tengah, misalnya, inisiatif serupa tengah dirintis dengan nama Berani Cerdas Sulteng.
Bagi yang tertarik mengikuti jejak Josepha, informasi pendaftaran bisa diakses melalui portal resmi Berani Cerdas Daftar. Persyaratan utama adalah nilai akademik tinggi dan keberanian menyuarakan kebenaran.
Josepha dan teman-temannya membuktikan bahwa ketidakadilan bisa menjadi batu loncatan menuju prestasi. Mereka tidak hanya berani bicara, tetapi juga berani mengambil kesempatan belajar di luar negeri.
Program beasiswa berani cerdas mengajarkan bahwa pendidikan berkualitas tidak harus mahal. Dengan kemitraan yang tepat, pintu internasional terbuka lebar bagi siswa Indonesia.
Bagi siswa SMAN 1 Pontianak lainnya, peluang serupa masih terbuka lebar. Mereka tinggal menyiapkan diri, memenuhi syarat, dan terus berani bercita-cita setinggi langit.
Kisah Josepha Alexandra adalah contoh nyata bagaimana keberanian intelektual berbuah manis. Program beasiswa berani cerdas ke China bagi 10 siswa SMAN 1 Pontianak menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Indonesia.
Semoga inisiatif serupa semakin banyak bermunculan, baik di Sulawesi Tengah maupun provinsi lainnya. Jangan ragu untuk mendaftar jika kamu memiliki mimpi yang sama.