Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Work Hours
Monday to Friday: 7AM - 7PM
Weekend: 10AM - 5PM
Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Work Hours
Monday to Friday: 7AM - 7PM
Weekend: 10AM - 5PM
Halo, para detektif matematika cilik! Hari ini kita akan memulai petualangan seru ke dalam dunia bangun segi banyak. Pernahkah kalian memperhatikan bentuk-bentuk di sekitar kita? Mulai dari jendela rumah yang berbentuk persegi, buku yang berbentuk persegi panjang, hingga potongan pizza yang berbentuk segitiga. Semua itu adalah contoh dari bangun segi banyak!
Di kelas 4 SD, kita akan mempelajari lebih dalam tentang apa itu bangun segi banyak, jenis-jenisnya, serta bagaimana menghitung kelilingnya. Siap untuk menjelajahi dunia yang penuh dengan garis lurus dan sudut-sudut menarik ini? Mari kita mulai!
Bayangkan sebuah gambar yang hanya terdiri dari garis-garis lurus yang saling bersambung dan membentuk sebuah daerah tertutup. Nah, itulah yang kita sebut dengan bangun segi banyak.
Beberapa hal penting yang perlu diingat tentang bangun segi banyak:
Contoh bangun yang bukan segi banyak adalah lingkaran, karena memiliki garis lengkung. Juga, gambar yang garisnya tidak tertutup rapat bukanlah segi banyak.
Kata "segi" berasal dari bahasa Jawa yang berarti "sisi". Jadi, "segi banyak" secara harfiah berarti "banyak sisi". Semakin banyak sisi yang dimiliki sebuah bangun segi banyak, semakin rumit bentuknya, bukan?
Segi banyak dikelompokkan berdasarkan jumlah sisinya. Semakin banyak sisi, semakin unik namanya. Mari kita kenal beberapa segi banyak yang paling sering kita temui:
Segitiga adalah segi banyak dengan tiga sisi dan tiga sudut. Segitiga adalah bangun segi banyak yang paling sederhana. Meskipun sederhana, segitiga memiliki banyak peran penting dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari struktur jembatan hingga potongan kue yang lezat.
Segi empat adalah segi banyak dengan empat sisi dan empat sudut. Segi empat adalah bangun yang sangat umum kita temui.
Beberapa jenis segi empat yang perlu kita kenal:
Segi lima adalah segi banyak dengan lima sisi dan lima sudut. Jika kelima sisinya sama panjang dan kelima sudutnya sama besar, maka bangun itu disebut segi lima beraturan atau pentagon.
Segi enam adalah segi banyak dengan enam sisi dan enam sudut. Jika keenam sisinya sama panjang dan keenam sudutnya sama besar, maka bangun itu disebut segi enam beraturan atau heksagon.
Kita bisa terus melanjutkan daftar ini! Ada segi tujuh (heptagon), segi delapan (oktagon), segi sembilan (nonagon), segi sepuluh (dekagon), dan seterusnya. Setiap kali jumlah sisinya bertambah, kita memberikan nama baru untuk segi banyak tersebut.
Perhatikan kembali jenis-jenis segi empat yang kita bahas. Ada yang semua sisinya sama panjang (persegi) dan ada yang tidak (persegi panjang, trapesium). Hal ini juga berlaku untuk segi banyak lainnya.
Setelah kita mengenal bentuk-bentuk segi banyak, sekarang mari kita belajar mengukur seberapa panjang pinggiran dari bangun-bangun ini. Aktivitas ini disebut menghitung keliling.
Keliling adalah jumlah panjang semua sisi yang membentuk sebuah bangun segi banyak. Bayangkan jika kalian ingin memasang pagar di sekeliling taman berbentuk segi banyak, maka panjang pagar yang dibutuhkan adalah keliling taman tersebut.
Caranya sangat sederhana! Kalian hanya perlu menjumlahkan panjang dari setiap sisi.
Keliling = Sisi 1 + Sisi 2 + Sisi 3 + … + Sisi N
Mari kita coba beberapa contoh:
Contoh 1: Menghitung Keliling Persegi
Sebuah taman berbentuk persegi memiliki panjang sisi 5 meter. Berapa keliling taman tersebut?
Atau, kita bisa menggunakan perkalian untuk segi banyak beraturan:
Contoh 2: Menghitung Keliling Persegi Panjang
Sebuah meja belajar berbentuk persegi panjang memiliki panjang 120 cm dan lebar 60 cm. Berapa keliling meja tersebut?
Atau, kita bisa menggunakan rumus:
Contoh 3: Menghitung Keliling Segitiga
Sebuah segitiga memiliki panjang sisi 7 cm, 8 cm, dan 9 cm. Berapa keliling segitiga tersebut?
Contoh 4: Menghitung Keliling Segi Lima Tidak Beraturan
Sebuah hiasan berbentuk segi lima memiliki panjang sisi-sisinya 3 cm, 4 cm, 5 cm, 3 cm, dan 4 cm. Berapa keliling hiasan tersebut?
Contoh 5: Menghitung Keliling Segi Enam Beraturan
Sebuah ubin berbentuk segi enam beraturan memiliki panjang sisi 10 cm. Berapa keliling ubin tersebut?
Penting untuk Diingat:
Memahami keliling sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari:
Yuk, asah kemampuan kalian dengan beberapa soal latihan!
Dunia segi banyak memang menarik! Mulai dari segitiga yang sederhana hingga segi banyak dengan sisi yang tak terhitung, semuanya memiliki ciri khasnya sendiri. Dengan memahami jenis-jenis segi banyak dan cara menghitung kelilingnya, kalian telah membuka pintu untuk memahami lebih banyak tentang geometri dan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari.
Teruslah mengamati bentuk-bentuk di sekitarmu, berlatih menghitung keliling, dan jangan pernah berhenti bertanya. Kalian adalah para matematikawan cilik yang hebat! Selamat belajar dan terus berpetualang di dunia matematika!